Jogja Ada di Sini

Martadas Martabak Pedas ala BUMKal Sendang Makmur

Waktu menunjukkan pukul 19.30 WIB dan hujan tak kunjung berhenti. Terlihat awet dan kerapatannya semakin menjadi. Beruntung saya telah tiba di Kedai Martadas akronim dari Martabak Pedas yang ada di Jalan Griya Taman Asri, Pandowoharjo.

martabak pedas
kanaljogja.com

Lokasi yang tidak begitu jauh dari masjid ikonik Suciati Saliman ini akan membuat siapa saja akan langsung menemukannya. Bila dari arah Sleman City Hall tinggal belok kiri pada perempatan sebelum masjid dan Martadas sudah kelihatan di depan mata.

Martadas menjadi salah satu kuliner baru yang ada di Jogja. Di mana saat ini hampir bisa dipastikan tidak ada martabak pedas. Namun BUMKal Sendang Makmur mampu menghadirkannya.

Usut punya usut ternyata pihak BUMKal ingin menghadirkan sesuatu yang beda. Suatu produk yang mewakili usaha UMKM dan dikemas dengan lebih apik.

Saatnya Martabak Naik Kelas

Martabak yang pada umumnya dijual dengan sistem kaki lima dihadirkan dalam bentuk rumah makan layaknya kafe. Di mana pengunjung tidak saja bisa beli martabak untuk kemudian dibawa pulang.

Akan tetapi di Martadas pengunjung bisa nongkrong asik sambil mengerjakan tugas atau bercengkrama dengan kawan. Selain menghadirkan cita rasa martabak dengan konsep pedas mereka juga siapkan aneka pilihan minuman. Tak lupa free wifi disediakan menjadi teman bercerita.

Riyan Indarto selaku Direktur BUMKal Sendang Makmur mengatakan bahwa outlet atau kedai ini bisa jadi adalah yang pertama di Jogja. Di mana pengunjung bisa menikmati martabak layaknya di kafe sembari melakukan sesuatu.

Hal ini karena Martadas menyasar segmen anak muda sebagai market utama. Ada cara baru dalam menikmati kelezatan martabak pedas.

3 Varian Martabak Pedas

Bila pada umumnya martabak telur atau asin hanya dibedakan dari telur digunakan. Apabila bukan telur ayam bisa dipastikan telur bebek. Namun tidak dengan Martadas dimana mereka melakukan sejumlah inovasi.

Untuk saat ini baru ada 3 varian martabak pedas yang bisa dipilih, mulai dari rasa original, keju dan mozarella. Namun dalam waktu dekat Martadas akan hadir dengan varian yang lain.

Selain bisa ditemukan di kedai yang ada saat ini, Martadas juga bisa ditemukan di beberapa Indomaret dan Alfamart sekitar Kelurahan Sendangadi. Dimana pihak BUMKal Sendang Makmur juga membukakemitraan dengan minimarket yang ada.

Bagi saya pribadi yang penasaran dengan martabak pedas bisa mengatakan bahwa varian original adalah yang terbaik. Menikmati sajian martabak tanpa cocolan sambal dan cabai tapi tetap menemukan rasa pedas. Berbeda dengan istri yang suka dengan keju dan mozarella dimana varian ini dikatakan yang paling recomended.

Martabak dengan cita rasa pedas ini bisa ditemukan dalam 5 tingkatan, dari level 1 hingga level 5. Dan tentunya menjadi surga tersendiri bagi pecinta kuliner pedas.

Tak terasa saya sudah berada di tempat ini hampir 90 menit dan belum ada keinginan untuk beranjak. Selain karena hujan yang tak kunjung reda, hasrat untuk menikmati martabak pedas pun belum tuntas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *